Minggu, 22 September 2013
Kamis, 19 September 2013
syair rindu
aku
bagai sebuah pulau diantara barisan-barisan samudra luas, yang dihuni rerimbunan
pohon dengan air-air mengalir damai dipermukaan dengan dihiasi batu-batuan
hitam mengkilat dan berwarna-warni menancap mengubur sebagian dari tubuhnya,
tanah berwarna coklat kesuburan terhampar bersama rerumputan muda yang menyuncup-nyuncup dipermukaan, mulai
bersemian hijau mudah kekuningan. Burung-burung yang melayang-layang
berlomba menembus cakrawala, dan yang lainnya menyiul-nyiul direrantingan.
hembusan angin mengugurkan daun yang menuah digantikan kuncup harum memuda. Sebuah melodi kehidupan indah yang sayang dibungkamkan bersama mereka, keluarga, sahabat-sabahat karib, bagian keindahan dari nyanyian-nyanyian burung yang menenangkan, bagian dari pohon-pohon hijau dan percikan air mengalir jernih yang meneduhkan hati yang dijauhi tempat penyandaran. Keluarga dan para sahabat jadikan kegaduhan yang melahir gelak tawa senyuman yang menghibur lara, mengisi kehampaan, dan menenangkan debar-debar jantung yang memompah darah dengan kecepatan tidak pada biasanya. Pertemuan bersamanya sementara jadi obat dari laraku dan tatapannya yang sementara untukku mengobati rindu yang tak pernah terbalas.
kesendirian adalah sebuah lagu tenang sanduh yang menyayat-nyayat jiwa. aku merindukan belayan dan suara bidadari dunia yang menjadi kebagaan dijiwa yang akan bersuara lembut dan akan selalu terdengar saat mata tak tersadarkan hingga tersadarkan kembali kedunia. kesendirianku merindukan cinta mereka yang merasakan, seperti mereka yang bercinta. sebuah kemunafikan yang keluar jadi pembelaan untuk menutupi sebuah kenyataan. hanya mulut yang berbicara tidak, dan hatinya menjerit-jerit tak bisa bernafas, tersesak-sesak dalam rindunya malam.
Senin, 16 September 2013
MAHAMERU dan SAHABATku
Percikan
api hangatkan yang membeku
Hembusan
angin lembah lahirkan kedamaian
Kabut
hitam kelabu hiasi pandangan
Dingin
bagai semut merayap-rayap sekujur tubuh
Seduhan
yang hangat terasa segarkan dahaga
tidurkan
rambut-rambut kulit yang tegap berbarisan
sejenak
lupakan perjalan dan hilangkan lelah
Ranupane
membuka gerbang sebuah persahabatan
Runokumbolo
jadikan surga mahameru
menyambut
hamparan mata air bening luas membentang
menghadirkan
sebagian karya tuhan tentang sebuah keindahan
mahameru
berikan semangatmu
mahameru
lepaskan lelahku
mahameru
dan sahabatku
tafsirkan perjalanan dunia
Rabu, 04 September 2013
Semeru Sagarada
Lanjut.......
Tak hanya bahu yang menahan beban, kaki-kaki melangkah naik turun jadi pertahanan, desahan udara yang keluar masuk dari mulut dan hidung mengiringi langkah.Cerita kami dimulai tanggal 27 agustus 2013, pendakian semeru sagarada alias semangat garuda membara didada,haha. pendakian kali ini karena opsesi kawan-kawan terhadap film 5 cmyang lagi membuming yang menceritakan tentang persahabat dan cintanya pemuda terhadap indahnya negara ini. Pendakian mahameru telah kami siapkan satu bulan yang lalu, pertama kami agendakan pendakian ini, banyak kawan-kawan kami berantusias mau ikut pendakian semeru hingga 15 orang banyaknya, tetapi akhir-akhir mendekati hari jadinya, kawan-kawan mulai berguguran karena alasan yang beragam dan kesibukannya sendiri.
Tomi ketua panitia ekspedisi ini, selama sebulan yang lalu dia yang selama ini sibuk mempersiapkan segalanya mulai mengumpulkan kawan-kawan yang jadi ikut pendakian, dan mengumpulkan dana, menarik iuran tiap-tiap kawan yang ikut. Mendekati hari pendakian tanggal 27, kawan-kawan mendapatkan masalah mulai dari dana yang kurang dan angkutan pemberangkatan yang tidak jelas.
bersambung lagi.....
Tak hanya bahu yang menahan beban, kaki-kaki melangkah naik turun jadi pertahanan, desahan udara yang keluar masuk dari mulut dan hidung mengiringi langkah.Cerita kami dimulai tanggal 27 agustus 2013, pendakian semeru sagarada alias semangat garuda membara didada,haha. pendakian kali ini karena opsesi kawan-kawan terhadap film 5 cmyang lagi membuming yang menceritakan tentang persahabat dan cintanya pemuda terhadap indahnya negara ini. Pendakian mahameru telah kami siapkan satu bulan yang lalu, pertama kami agendakan pendakian ini, banyak kawan-kawan kami berantusias mau ikut pendakian semeru hingga 15 orang banyaknya, tetapi akhir-akhir mendekati hari jadinya, kawan-kawan mulai berguguran karena alasan yang beragam dan kesibukannya sendiri.
Tomi ketua panitia ekspedisi ini, selama sebulan yang lalu dia yang selama ini sibuk mempersiapkan segalanya mulai mengumpulkan kawan-kawan yang jadi ikut pendakian, dan mengumpulkan dana, menarik iuran tiap-tiap kawan yang ikut. Mendekati hari pendakian tanggal 27, kawan-kawan mendapatkan masalah mulai dari dana yang kurang dan angkutan pemberangkatan yang tidak jelas.
bersambung lagi.....
Semeru Sagarada
Semeru Sagarada
Baru seminggu yang lalu aku, mereka kawan-kawan bersebelas melangkah dengan kaki-kaki mereka, menembus hutan rimbah, menantang dinginnya kabut alam bebas.
bersambung brow......
bismillah
1. Dengan nama ALLAH yang maha pengasih maha penyanyang.
2. Segala puji bagi ALLAH tuhan seluruh alam.
3. Yang maha pengasih, maha penyayang.
4. Pemilik hari pembalasan.
5. Hanya kepada engkau kami menyembah dan hanya kepada engkau kami mohon pertolongan.
6. Tunjuki kami jalan yang lurus.
7. Yaitu jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat
2. Segala puji bagi ALLAH tuhan seluruh alam.
3. Yang maha pengasih, maha penyayang.
4. Pemilik hari pembalasan.
5. Hanya kepada engkau kami menyembah dan hanya kepada engkau kami mohon pertolongan.
6. Tunjuki kami jalan yang lurus.
7. Yaitu jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat
Keluarga Kecil
Perkenalan 1
Keluarga ini tidak disatukan
dalam suatu darah besar, tidak ada
hubungan silsila kekerabatan diantara kita. Persaudara ini ada karena kami selalu
tertawa bersama,liburan bersama. Tiada satu malampun kita liwati bersama saat
ini tepatnya bulan puasa 2013, ketika aktivitas kita sebagai pelajar sudah
istirahat dan menandakan sebuah liburan dan identik dengan silaturahmi dengan
sahabat lama. Dari tanah rantauan masing-masing kami dikembalikan pada suatu
daerah kecil , awal sebuah tulisan kami rangkai dengan penuh warna, penuh
cerita menurut kami.
Sebutannya
anak anak arisan, karena selalu
seringnya kami berkumpul seperti orang-orang mengadakan arisan, sehingga
kawan-kawan memanggil gerombolan ini dengan sebutan arisan,dan kami tidak
mengatas namakan sebuah geng, karena kami lebih pantas disebut sebuah kelas
karena anggotanya kawan-kawan kami lebih dari 5 atau 10 orang, lebih tepatnya
kita mengkoordinir angkatan lulusan kita
tahun 2011 itu kira-kira 300 orang banyaknya. Kelas ini mengambil jam
malam,seperti anak kulia saja, hehe, karena kita selalu ngumpul terlarut malam, diatas
jam 9 malam tepatnya, tapi kita
bukan pemuda yang hobi keluyuran
malam-malam, nongkrong dipinggir jalan,
balapan motor, seperti kaum muda saat ini. Dan kami punya sendiri alasan
masing-masing kenapa kami ngumpul diatas jam 9 malam, maklum kawan-kawan kami semuanya orang-orang sibuk jadinya
waktunya harus dibagi-bagi. Malam demi malam kami dikumpulkan disebuah istana kecil
yang indah, hening , dan yang tak begitu luas, namanya juga istana kecil,hahaha,
dan terkadang suara jankrik dan kodok menyambut kami menambah indahnya
kebersaman, maklum istana ini sungguh mewah atau boleh dibilang istana mepet sawah,hahaaha, ini cerita yang indah,
itu semua cukup untuk kami bersepuluh duduk bersama, terkadang lebih sampai
limabelas kepala yang berada diistana ini, pokoknya nyaman buat kami untuk berdebat, berdiskusi,dan tertawa. Pastinya malam-malam yang kami lewati selalu ditemani dengan sebuah seduhan hitam manis
yang nikmat, menambah gairah dan menghangatkan malam-malam kami, kopi hitam dan
beberapa camilan hasil patungan kami.
Ini tugas tuan rumah, Namanya saja tuan rumah, ya melayani tamu, jadinya
tiap malam tuan rumah melayani kami berbanyak
kawan-kawan menyedikan seduhan wedang kopi untuk kami, sampai-sampai karena terlalu seringnya
mengadakan acara ngopi bareng terkadang
nyonya pemilik istananya mengeluh karena kehabisan gula untuk membuat seteko
kopi,hahaha,
Kami
bukan hanya sebagai teman, kami lebih dari teman,dan boleh dibilang lebih dari
sebuah keluarga saat ini yang kami rasakan. Mulai saja perkenalan kita, mulai
dari seorang pemuda dengan begitu banyak teman, pergaulan yang begitu luas,
mulai dari orang kurang baik hinggga orang baik, mulai dari orang yang jalannya
miring sampai orang yang jalannya lurus bergaul dengannya. Ini dia ‘’fajar‘’ panggilannya, meski banyak bergaul dengan
banyak kalangan tapi dia tidak
menghilangkan jati dirinya sebagai seorang fajar, pemuda dengan semangat meledak-ledak,
wawasan yang luas tentang nasionalisme dan Alhamdulillahnya dia masih berjalan
dijalan yang benar. fajar orang penting dan teramat penting dikelurga kecil ini, mungkin tanpanya kita
takkan tulis cerita ini,indahnya kebersamaan,hangatnya sebuah kebahagiaan.
Pemuda dengan 1000 kepastian atau bahasa
kerenya boleh dibilang sedikit sotoy, hahahaha. Tugasnya sungguh sangat fital disini, kalau
kelas ini diibaratkan sebuah manusia, dia adalah mulutnya yaitu memberi sebuah
isyarat kabar, menyebarkan informasi
mengumpulkan para sahabat. Dijajaran kami dia disebut menteri luar negeri kita,
bertubuh atletis, dan tinggi, dan ciri khasnya adalah selalu teramat sering
untuk panic, menggempar gemparkan
suasana, melebih-lebihkan pembicaraan ‘’ fajar hidayanto’’ lengkapnya.
bersambung............!
Selasa, 03 September 2013
Bocah Semeru
Bocah
Semeru
langkah
lelah dengan pundak yang berbeban
menahan
nafas ter engah-engah naik turun
berjalan
bagai tak berujung selimuti keindahan
suara
kawan yang membakar semangat
Menggetarkan sebuah tujuan
Bocah-bocah
ini yang berjalan tanpa beban didepan
Bocah-bocah
ini yang menembus udara membeku sepanjang langkah
Bocah-bocah
ini yang membangun persaudaran dibawah bintang-bintang
Ranukumbolo
yang jadikan lukisan begitu indah
Cemoro
kandang yang jadikan kebersamaan begitu hangat
Kalimati
yang jadikan tenda begitu damai
Puncak
abadi para dewa yang mengartikan sebuah langkah
Bocah-bocah
ini yang selalu ingin jadi yang terdepan
Bocah-bocah
ini yang selalu ingin jadi yang sempurna
Bocah-bocah
ini yang selalu ingin bersahabat bersama
Pandangan dua
Pandang dua
saat
raga memisahkan jiwa yang menghadirkan perjalanan malam
saat wewangian merebak harumkan wilayah-wilayah
jiwa
saat
nada-nada mendengung diruang hati anak adam
saat
sekilas pandang menyampaikan keanggunan
hari
yang berlalu mengungkapkan kesadaran yang digoreskan waktu
menjadikan
mata jernih melihat kenikmatan dunia dan menghadirkan misteri
benih
ditaburkan dewi cinta dari tempat yang agung
tangan-tangannya
melambai menabur diladang hati, perasaan memeliharanya
hingga
membawahnya kejiwa kehidupan
pandangan
pertama kekakasih adalah seperti roh yang mengalir dipermukaan air
pandangan
dari sahabat yang akhirnya menggemakan kata-kata tuhan
(jadilah
maka jadilah) engkau melebur
Anugerah
Anugerah
Lama
sudah meninggalkan suratannya, dengan diiringi bisikan-bisikan jiwa yang
membatin,
Perkenalan panjang menyadarkan dan membangunkannya,dengan
diseminya tunas keci-kecil indah diujung perjalanan,
Baru
semenit menit yang lalu waktu melahirkan desakan jiwa dengan sebuah anugerah
yang baru,
Dihitam
mataku, kau baru saja memekar mangkotamu dengan menbuka dan indah
Sebuah nyanyian larut diheningnya malam
debar-debar
rasa yang tak mampu diisyaratkan dengan kata-kata
Langganan:
Postingan (Atom)