Anugerah
Lama
sudah meninggalkan suratannya, dengan diiringi bisikan-bisikan jiwa yang
membatin,
Perkenalan panjang menyadarkan dan membangunkannya,dengan
diseminya tunas keci-kecil indah diujung perjalanan,
Baru
semenit menit yang lalu waktu melahirkan desakan jiwa dengan sebuah anugerah
yang baru,
Dihitam
mataku, kau baru saja memekar mangkotamu dengan menbuka dan indah
Sebuah nyanyian larut diheningnya malam
debar-debar
rasa yang tak mampu diisyaratkan dengan kata-kata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar